Muhammad
Azhari Nasution’
Menurut Thahir Ibnu
‘Asyur secara umum huruf taukid berfungsi memberikan kesan penegasan (strengthening
impression) terhadap berita yang sedang disampaikan (Ta’kidul Khabar). Demikian
pula fungsi dari “huruf qasam” (al wawu) di permulaan surah al Ashri. Selanjutnya
ketika ada yang bertanya mengapa Allah menjadikan waktu sebagai objek
sumpahnya?
Masih
menurut Ibnu ‘Asyur, setidaknya ada 4 ‘Ibrah
yang dapat diambil dari eksistensi al ‘Ashri sebagai objek sumpah dalam
ayat ini :
- Sebagai bentuk pelajaran dengan perwujudan yang nyata dari Allah ( Takwini ar Rabbani) terhadap kita atas kemaha- kehendakNya dan keluasan ilmunya.
- Bahwa waktu adalah ciptaan Allah dengan kehendak mutlakNya(af’alu ar rabbaniyah)
- Ia juga bisa berarti ketetapan Tuhan yang penuh makna dan menuntut kita untuk takjub akan kedatangan sang waktu ashar,beralihnya dari terang kepada kegelapan. Menjadi waktu transisi berubahnya dari waktu yang melambangkan kepolosan dengan kepura puraan
- Dan ia juga menunjukkan atas adanya perkara besar mengapa ia dijadikan alat sumpah,misal adanya waktu kekhususan sholat ashar pada waktu itu,atau keberkahan.



03.58
Muhammad Azhari
0 komentar:
Posting Komentar